Sebagai langkah percepatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menggelar pertemuan strategis yang menghadirkan seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Kampar. Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan persepsi dan mempertegas komitmen pimpinan fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam mengadopsi paradigma baru pelayanan kesehatan. Kegiatan ini bertempat di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar. Rabu, (22/4/2026)
Mengenal ILP: Paradigma Berbasis Siklus Hidup
Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) adalah sebuah transformasi yang menggeser fokus pelayanan dari yang sebelumnya berbasis program menjadi pendekatan berbasis siklus hidup. Melalui ILP, pelayanan kesehatan kini dirancang agar lebih komprehensif, responsif, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sesuai dengan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, penyelenggaraan ILP bertujuan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan dalam setiap fase kehidupan manusia, memperbaiki determinan kesehatan (faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan), serta memperkuat kesehatan perseorangan, keluarga, dan masyarakat secara terpadu.
Sinergi Pimpinan dan Poin Strategis Penguatan
Dalam pertemuan koordinasi tersebut, Dinas Kesehatan menekankan bahwa peran Kepala Puskesmas sangat menentukan keberhasilan transformasi ini. Sebagai pimpinan wilayah, Kepala Puskesmas diinstruksikan untuk memperkuat tata kelola manajemen dan pelayanan, baik di dalam gedung maupun di luar gedung (Pustu dan Posyandu).
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar dr. Imawan Hardiman, Sp.DVE melalui sekretaris dr. Rita Anggraini menyatakan bahwa pertemuan ini adalah langkah fundamental. ILP bukan sekadar perubahan administrasi, melainkan upaya mendalam untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat melalui sistem yang lebih terkoordinasi.
“Keberhasilan ILP membutuhkan kepemimpinan yang kuat di tingkat Puskesmas. Melalui sinergi ini, kita optimis akses pelayanan kesehatan di Kabupaten Kampar akan semakin dekat, berkualitas, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.(Das)
0 Komentar