Bangkinang Kota,- Wakil Bupati Kampar Dr.Mihsarti.S.Ag.M.Si pimpin rapat forum komunikasi para pemangku kepentingan Kabupaten Kampar dan forum kemitraan pengelolaan kerjasama Faskes bersama BPJS Kesehatan Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar, Kamis (18/6).
Turut hadir dalam kegiatan ini di antranya Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Tengku Said Hidayat.S.Stp.M.Ip, Direktur Utama (Dirut) RSUD Kabupaten Kampar (RSUD Bangkinang) dr. Imawan Hardiman.Sp.D.VE, Kepala OPD terkait, Kepala Bagian Kesra Jalal Suyuti, Kepala Puskesmas, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Pekanbaru dr. Muhammad Fakhriza.MH dan Kepala Bpjs Kesehatan Kantor Kabupaten Kampar Asti Putri Dewi Santri
Wakil Bupati Dr.Mihsarti.S.Ag.M.Si mengatakan bahwa forum ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah strategis untuk menyatukan visi dan langkah dalam pengelolaan kerjasama kesehatan.
“Kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Melalui forum komunikasi ini, kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan, setiap kerjasama, benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat. BPJS Kesehatan adalah mitra penting dan kita harus membangun sinergi yang kuat agar pelayanan kesehatan di Kampar semakin berkualitas dan merata,” tegas Mihsarti.
Dalam rapat yang berlangsung, sejumlah isu krusial dibahas secara mendalam di antaranya penguatan faskes, kemitraan bpjs, koordinasi lintas sektor, peningkatan mutu layanan dan transparansi dan akuntabilitas.
Wakil Bupati juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik. Beliau mengingatkan agar seluruh pihak tidak hanya fokus pada aspek administratif, tetapi juga pada kualitas interaksi dengan masyarakat.
“Kita ingin masyarakat merasa dilayani dengan sepenuh hati. Jangan ada lagi keluhan tentang sulitnya akses, lambatnya pelayanan atau kurangnya obat. Forum ini harus menjadi titik balik bagi Kabupaten Kampar untuk menghadirkan layanan kesehatan yang humanis, cepat dan profesional,” tambah Misahrti.
Rapat ini menghasilkan sejumlah keputusan strategis, di antaranya pembentukan tim koordinasi khusus yang bertugas mengawal implementasi kerjasama Faskes dengan BPJS Kesehatan. Tim ini akan bekerja lintas sektor, memastikan setiap kebijakan berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Wakil Bupati berharap forum ini menjadi tradisi baru dalam tata kelola kesehatan baik di Kabupaten Kampar dengan selajannya visi dan misi Kampar Dihati. Beliau menegaskan bahwa komunikasi yang intensif dan kemitraan yang solid adalah kunci keberhasilan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas.
Dengan kolaborasi yang tepat Kabupaten Kampar dapat membangun sistem kesehatan baik. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif dan sejahtera.
Di akhir arahannya, “Wakil Bupati Kampar berkomitmen keseriusan dalam membangun tata kelola kesehatan yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama dalam pembangunan Daerah,” tutup Misahrti.(Ril)
0 Komentar