Usai Dilantik, Pj Bupati Minta Sekda Tempati Rumah Dinas dan Jangan Buat Blok antar OPD




BANGKINANG KOTA , kamparsatu.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Hambali, SE, MBA, MH resmi dilantik oleh Penjabat Bupati Kampar H Muhammad Firdaus, SE, MM di aula rumah Dinas Bupati Kampar, Jum’at (10/11/2023) pagi.

Pelantikan Sekda Kampar ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal, sejumlah forum komunikasi pimpinan daerah Kabupaten Kampar, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau Ikhwan Ridwan, para kepala organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, pimpinan perusahaan daerah, swasta, perwakilan organisasi dan undangan lainnya. 

Pelantikan Sekda sengaja terpisah dilakukan dengan 10 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) karena jabatan Sekda adalah golongan IIA, jabatan tertinggi PNS di tingkat kabupaten.
Sebanyak 10 kepala OPD dan 28 pejabat eselon III direncanakan akan dilantik pada Jum’at (10/11/2023) sore. Ia menginginkan agar tak ada lagi jabatan yang kosong pada bulan Januari 2024 mendatang. 

Dalam pengarahannya Pj Bupati Kampar Muhammad Firdaus menegaskan agar Hambali yang didampingi istri Ricana Djayanti Tarigan pada prosesi pelantikan ini menggunakan wewenangnya sebagai koordinator kepala OPD agar segera  melakukan konsolidasi dan koordinasi. 

Dalam kesempatan ini ia juga menegaskan agar Sekda mampu menyatukan semua kepala OPD dan pegawai. “Saya tak ingin ada kelompok-kelompok dan blok. Blok A, blok B dan C. Saya  ingin Sekda membawa Kampar melaju,” tegas Firdaus. 

Berkaitan pakta integritas yang telah dibacakan oleh Hambali setelah dilantik, Pj Bupati Kampar meminta agar semua poin-poin dalam pakta integritas ini dilaksanakan. “Pertama sekali tempati rumah dinas, karena rumahnya sudah lama kosong. Saya tak masalah tinggal di Pekanbaru. Tapi lima hari tinggal di Bangkinang. Sabtu Minggu balik ke Pekanbaru. Saya juga di Pekanbaru karena bersama keluarga,” imbuhnya.  

Hal lainnya yang ditegaskan oleh Firdaus adalah masalah penanganan stunting dan penurunan angka kemiskinan. Ia meminta Sekda mengkoordinir OPD terkait sehingga stunting dan keluarga miskin betul-betul bisa diturunkan. 

Ia menambahkan, sekarang dalam proses penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2024. Firdaus mengharapkan agar Sekda berkoordinasi yang baik  dengan DPRD. Ia juga mengingatkan agar pengesahan APBD 2024 jangan sampai terlambat dan kena penalti atau denda akibat keterlambatan itu. Batas terakhir pengesahan APBD murni 2024 adalah akhir November. “Kalau penalti saya repot dan anggota DPRD juga repot kena hukuman,” bebernya. 

Mengenai serah terima jabatan dengan Pj Sekda Ramlah, Pj Bupati Kampar juga mengingatkan agar dilakukan dengan segera. 

Pj Bupati Kampar pada kesempatan ini juga memuji Ramlah yang telah menjalankan tugasnya dengan baik selama beberapa bulan menjadi Pj Sekda. “Ramlah luar biasa. Dia perempuan. Tapi tidak seperti  cewek. Ramlah ini pokoknya luar biasa. Karena dia sudah senior, pengalamannya banyak,  jam terbangnya tinggi sehingga penguasaan medannya luar biasa,” beber Ramlah.(Yan)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Kamparsatu.com - Fakta dan Berita Akurat