Ketua DPRD Kampar Dukung Operasi Pasar Murah sebagai Pengendali Inflasi

BANGKINANG KOTA, kamparsatu.com - Operasi pasar murah yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kampar dalam satu bulan terakhir merupakan suatu kebijakan yang tepat sebagai salah upaya mengatasi gejolak kenaikan harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadan dan Idul Fitri. 

Hal itu dikatakan Ketua DPRD Kampar Muhammad Faisal kepada wartawan, Sabtu (30/3/2024). 
Menurut Faisal, operasi pasar murah telah dilakukan oleh pemerintah pusat sejak Februari lalu. Hal ini dalam rangka menjaga pasokan dan stabilisasi harga bahan pangan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat. 

Selain untuk hal tersebut, kegiatan ini juga bertujuan untuk memonitor penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET), khususnya untuk komoditas minyak goreng.

Pengaturan HET minyak goreng sawit yang diberlakukan saat ini adalah berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2022 yang berlaku sejak 1 Februari 2022. Aturan tersebut mencantumkan HET minyak goreng curah sebesar Rp11.500,00 per liter, minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp13.500,00 per liter, dan minyak goreng kemasan premium sebesar Rp.14.000,00 per liter.


Seiring dengan kegiatan operasi pasar, Pemkab Kampar juga diminta aktif melakukan peninjauan sekaligus memastikan kesesuaian pelaksanaan pengaturan HET di lapangan untuk penjualan minyak goreng kemasan di pasar tradisional, ketersediaan bahan pangan lain seperti beras, tepung terigu, gula, telur, hingga ikan.

Politisi partai Gerindra yang juga Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Kampar itu mengharapkan Pemkab Kampar melalui dinas terkait aktif memantau perkembangan harga di pasar dan menjamin stok tetap terjaga sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Apa yang sudah dilakukan termasuk komunikasi dengan pemerintah daerah tetangga kita sebagai daerah asal pemasok kebutuhan bahan pokok itu sudah bagus,” ujar Faisal. 

Kepada pedagang eceran Faisal minta agar jangan memanfaatkan situasi dengan semena-mena menaikkan harga karena ini akan berdampak luas terhadap perekonomian masyarakat. 
Ia juga berharap pihak terkait memantau aktivitas yang memungkinkan terjadinya penimbunan bahan kebutuhan pokok.(Tim)

0 Komentar

© Copyright 2022 - Kamparsatu.com - Fakta dan Berita Akurat