Bangkinang Kota, - Penyerapan anggaran dan realisasi program fisik pada paruh pertama tahun anggaran 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kampar. Dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Bulan Mei 2026 yang digelar di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Kampar, Kamis (11/06), kinerja dinas-dinas pelayanan publik mendapat sorotan khusus.
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., dengan didampingi Wakil Bupati Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., dan Pj Sekda Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si.
Dalam pemaparannya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kampar, Muhammad, M.Si., mengurai lembar demi lembar rekapitulasi laporan performa dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta tingkat kecamatan.
Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, secara lugas meminta jajaran pimpinan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Dinas Kesehatan untuk melakukan akselerasi pekerjaan di lapangan.
"Dinas-dinas ini memegang program yang kemanfaatannya dirasakan langsung oleh masyarakat sehari-hari, mulai dari infrastruktur jalan, hunian layak, hingga fasilitas kesehatan. Saya minta realisasi fisik dan keuangannya berbanding lurus dengan kualitas pelayanan di masyarakat," tegas Bupati Ahmad Yuzar.
Di sisi lain, kestabilan ekonomi makro juga menjadi agenda krusial dalam rapat ini. Merujuk pada pemaparan data Sensus Ekonomi 2026. Kabupaten Kampar pada Mei 2026 mengalami pergerakan dari angka 112,57 ke 114,01. Kondisi ini memicu tingkat inflasi tahun ke tahun (year-on-year) bertengger di angka 4,23%, sementara inflasi bulanan (month-to-month) berada di angka 1,28% dan inflasi tahun kalender sebesar 0,64%.
Menutup jalannya evaluasi, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti mengingatkan kembali agar momentum evaluasi bulan Mei ini dijadikan titik balik bagi seluruh OPD untuk merapatkan barisan, mengurai sumbatan administratif, dan mengoptimalkan fungsi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) demi kesejahteraan masyarakat Kampar. ***
0 Komentar